Madhubala Episode 299

Madhubala Episode 299 - Radha memberitahu Sikky bahwa restunya untuk bisnis barunya dan untuk menghormatinya dan Sikky meyakinkan. Dia bilang tidak ada yang bisa menghentikannya untuk mendapatkan Salman menikah dan Radha bilang tidak mengerti dia siapa yang tidak siap untuk menemukan cewek! Dia berbicara tentang Yuvraj dan Ranbir dan Radha menarik telinganya. Dia meminta untuk fokus pada orang biasa terlebih dahulu!

Kata Sikky. boond boond se PEG banta hai err sagar bharta hai dia juga memberkatinya Sikky ingat instruksi Radhas dan mulai bertanya kepada pelayan apakah mereka sudah menikah atau belum lalu pikirkan RK. Dia melihat Bittu dari bawah ke bawah dan berpikir untuk mendapatkan seorang gadis untuk Bittu dengan perut!

Madhubala Episode 299
Madhubala Episode 299


Dia berada di telepon dan Sikky mengukur perutnya dia berjalan pergi! Sikky bilang ye chota pataka kareega belaka bisnis saya bara dhamaka.

Sultan ditampilkan mengemasi buku-buku dan barang-barang lainnya di bagasi tua dan mengingat Rasheed memberitahunya tentang ibunya berada di rumah sakit jiwa Meera berlari dan memeluknya! Mengenang Rasheed mengatakan ayahnya adalah Mohan Kundra. Dia membanting koper dan Kaka memegangnya pada waktunya untuk menyelamatkan tangannya dari terluka!

Kaka bertanya kepada Sultan apa yang telah diputuskannya? Jauhkan masa lalunya dikuburkan atau kirim RK ?? Sultan bilang bahwa dia membenci RK. .BANYAK… !!! Mengenang pertemuan RK menunjuk pistol di RK di jalan RK memintanya nama keluarganya di pesta RK memukulnya.

Kaka mengatakan lelucon aneh tentang takdir dia adalah saudara laki-laki sultan kebenaran yang pahit! dengan cepat Sultan Kaka mengatakan kebenaran pahit dan Sultan berjalan pergi.

RK masuk ke kamar tidur melihat foto ayahnya yang dan bilang studio ini mulai lagi kursi berlengannya akan menjadi tempat dulu dan lagu fave-nya akan diputar di gramaphone dan Madhu memegang tangannya dan mengatakan kadang-kadang dia Pilihan juga dan RK ulang.

Meera mengatakan kepada Sultan bahwa ada banyak rasa sakit di matanya! Seolah-olah mereka tidak melihat kebahagiaan dan bahkan jika mereka memilikinya seperti jika mereka melihat dan itu meledak! Katanya bagaimana ibunya menceritakan kenangan masa kecilnya sangat istimewa untuk membuat satu senyum. Dia bertanya tentang masa kecilnya.

RK ingat bagaimana Mohan membawanya ke studio sebagai 3 yr old dan bagaimana dia din ingin kembali. Dia bilang dia berteriak bersembunyi di balik kain hitam dan melemparkan barang dan ayahnya berjanji untuk membawanya ke studio!

Kata Sultan Tidak ada memori Meera bertanya mengapa apakah ada banyak rasa sakit? Sultan bilang semua itu bohong. Meera mengatakan semua tidak ada! Masa Kecil = Ibu suka dan itu tidak bisa bohong!

Meera mengatakan bagaimana anaknya sering menangis dan mengatakan bagaimana dia biasa menenangkannya. Sultan berlinang mata bertanya bagaimana dulu? Dia menyanyi Chanda hai tu Sultan tersenyum dan meneteskan air mata.

Dia bertanya apakah dia lebih baik? Dia mengangguk berlinang air mata dan Meera merajuk dia membuatnya menangis! Dia memohon ampun tangan lipat dan Sultan memegang tangannya dan bilang dia minta maaf dia dinno dia ada disana dan dia tidak bisa datang pada waktunya untuk dia! Kata Meera. Tapi dia melakukan bahkan jika terlambat! Dia bilang ini menunjukkan ada begitu banyak cinta. Meera menyeka air matanya dan bilang sekarang tidur seperti anak baik!

Sultan memegang tangannya dan mengatakan MAA dan Meera mengatakan Haan Beta.

Pagi hari Madhu memegang tangan Radhas dan mereka datang ke studio Sitara. Sikky - Dips sampai dan Bittu juga! Sikky bertanya pada Bittu tentang tokoh wanita fave nya, dia bilang U.

RK bilang sebelum studio membuka dan havan mau menunjukkan sesuatu dia sudah berhasil. Semua datang ke tempat havan dan RK menunjukkan potret besar Mohan Kundra. Dia rues dia terlambat untuk memberi ayahnya dan hormatnya dan meminta maaf. Radha memperkenalkan potret penuh Mohan Kundra. Semua tersenyum dan Radha itu emosional.

Pandit bilang pooja mahurat waktu mulai. Sikky yang masih mengejar Bittu dan meminta hobinya!

Si hawa mulai berhenti di luar studio Sitara.

Pandit mengatakan mereka melakukan havan untuk perdamaian sampai Mohan Kundras Akhir bisa. Langkah Sultan di dalam studio. Pandit bilang havan ahuti pertama oleh Mohans son. Seperti RK yang melakukan ahuti Sultan datang dan memegang tongkat ahuti / sendok! Semuanya kaget!

Madhu melihat ke Sultan begitu juga Radha-Dips. RK dan Sultan saling silau! Semua orang saling pandang! RK bangun dengan start dan begitu juga Sultan.

Pandit mengatakan havan ini harus dilakukan oleh anak laki-laki Mohan Kundras Akhir dan bertanya siapa Mohan Kundras anak keduanya? RK-Sultan bilang di chorus MAIN HOON !! Semuanya kaget! RK dan Sultan saling silau !! Kamera berguling-guling di sekeliling mereka. Selanjutnya Madhubala Episode 300
loading...

Madhubala Episode 299 | ⚡ Share & like anda akan berharga untuk masa depan Juragan Synopsis, So, tunggu apa lagi? segera beritahu teman dan kerabat anda tentang Madhubala Episode 299

Sinopsis Sebelumnya
« Sinopsis Sebelumnya
Sinopsis Selanjutnya
Sinopsis Selanjutnya »

Follow by Email

🔎Cari Sinopsis Film